Saya terlalu menikmati alunan music bossanova dan sejenisnya
belakangan ini. Semua jadi berjalan begitu santai, ya santai bukan lambat.
Terasa nikmatnya secara rinci. Setengah lingkaran yang menggaris dengan santai
dan menghilang dengan santai juga. Menyebrang pun saya jadi santai juga (ah
yang ini bodoh, saya memang tidak bisa menyebrang haha). Yang paling saya suka
adalah rungsing tapi santai (hayo bingung kan). Bossa itu bikin saya lebih
banyak diam, enak rasanya. Waktu seperti tidak mengejar-ngejar saya kalau saya
lebih banyak diam. Bicara saja lewat tulisan, tapi tetap lakukan dengan santai.
Ini nih list kegiatan yang paling sering saya bikin santai,
Jalan kaki
Di jalanan yang kanan kiri nya tumbuh banyak pohon. Cukup
teduh. Tidak banyak suara. Ada angin. Aaaah maaf kawan kalau kalian ada di
samping saya saat itu pasti saya akan lupa.
Bersepeda
Biarkan saya mengayuh entah kemana. Tidak peduli tersesat.
Melewati rumah-rumah. Melewati jalanan yang asing buat saya. Ditambah music
player dan headset yg menemani. Aaaaah ini pasti jadi sempurna tanpa adanya
jalan menanjak.
Duduk di jok penumpang
Karena sudah dua tahun ini saya tinggal di Bandung, ritual
ini banyak saya lakukan di mobil travel. Duduk di sisi kanan. Tepat di belakang
kursi supir lebih sempurna. Melihat keluar jendela. Hindari ngobrol. Tanpa
playlist saja sudah luar biasa, apalagi kalau ada. Aaaaah saya selalu berharap
sendirian dalam perjalalan itu.
Ah ya semuanya ber-landscape jalanan. Saya memang suka
berlama-lama dijalan. Saya menikmati semua perjalanan, even orang bilang itu
membosankan. Semakin jauh tempat yang akan saya kunjungi, biasanya saya semakin
tertarik. Ya tapi belakangan ini macet sering menjadi mimik menyeramkan.
Baiklah yang penting hidup ini kan tidak mengenal macet, hanya terkadang butuh
rehat sejenak.

No comments:
Post a Comment