8/02/2012



Saya terlalu menikmati alunan music bossanova dan sejenisnya belakangan ini. Semua jadi berjalan begitu santai, ya santai bukan lambat. Terasa nikmatnya secara rinci. Setengah lingkaran yang menggaris dengan santai dan menghilang dengan santai juga. Menyebrang pun saya jadi santai juga (ah yang ini bodoh, saya memang tidak bisa menyebrang haha). Yang paling saya suka adalah rungsing tapi santai (hayo bingung kan). Bossa itu bikin saya lebih banyak diam, enak rasanya. Waktu seperti tidak mengejar-ngejar saya kalau saya lebih banyak diam. Bicara saja lewat tulisan, tapi tetap lakukan dengan santai. Ini nih list kegiatan yang paling sering saya bikin santai,


Jalan kaki 
Di jalanan yang kanan kiri nya tumbuh banyak pohon. Cukup teduh. Tidak banyak suara. Ada angin. Aaaah maaf kawan kalau kalian ada di samping saya saat itu pasti saya akan lupa.

Bersepeda
Biarkan saya mengayuh entah kemana. Tidak peduli tersesat. Melewati rumah-rumah. Melewati jalanan yang asing buat saya. Ditambah music player dan headset yg menemani. Aaaaah ini pasti jadi sempurna tanpa adanya jalan menanjak.

Duduk di jok penumpang
Karena sudah dua tahun ini saya tinggal di Bandung, ritual ini banyak saya lakukan di mobil travel. Duduk di sisi kanan. Tepat di belakang kursi supir lebih sempurna. Melihat keluar jendela. Hindari ngobrol. Tanpa playlist saja sudah luar biasa, apalagi kalau ada. Aaaaah saya selalu berharap sendirian dalam perjalalan itu.

Ah ya semuanya ber-landscape jalanan. Saya memang suka berlama-lama dijalan. Saya menikmati semua perjalanan, even orang bilang itu membosankan. Semakin jauh tempat yang akan saya kunjungi, biasanya saya semakin tertarik. Ya tapi belakangan ini macet sering menjadi mimik menyeramkan. Baiklah yang penting hidup ini kan tidak mengenal macet, hanya terkadang butuh rehat sejenak.

No comments:

Post a Comment