Kamu pikir kamu sudah dewasa.
Kamu pikir kamu sudah jauh berjalan.
Kamu pikir kamu kokoh.
Tapi kemarin diterpa angin, kamu jatuh.
Lalu diguyur air, dan kamu sakit.
Sekarang kamu diserang caci, dan kamu marah.
Kemarahanmu adalah kelemahanmu.
Kemarahanmu adalah celahmu.
Kamu lemah.
Kamu sempit.
Kamu masih disini.
Sampai sini kamu sadar,
Saat kau terpuruk, ada sisi lain yg terlihat,
Ini bukan selalu tentang sesuatu yang buruk adalah penyebabnya,
tapi tentang kamu yang ternyata tidak setangguh pikiranmu.
Kamu belum menjadi apa-apa.