Tidak ada yang lebih menenangkan daripada doa yang dikirim diam-diam oleh orang yang menyayangimu.
12/17/2013
12/13/2013
UTOPIA
utopia /uto·pia/ n sistem sosial politik yg sempurna yg hanya ada dl bayangan (khayalan) dan sulit atau tidak mungkin diwujudkan dl kenyataan: kita tidak menghendaki -- (KBBI)
Utopia adalah sebuah titik, yang ketika kau berdiri di
sebuah horison, titik itu berada sepuluh langkah dihadapanmu setiap kali kau
mendekatinya sepuluh langkah, titik itu akan menjauh sepuluh langkah. Dan
ketika kau berusaha menggapainya seribu langkah, titik itu akan selalu menjauh
sebanyak langkah yang kau ambil. (Fadh Djibran)
Pertanyaan yang kemudian muncul adalah,
lalu untuk apa ada utopia?
Jawabannya ada dua.
Pertama, bisa jadi untuk menarik kita
agar terus berjalan. Mengajak kita untuk tidak berhenti berusaha.
Kedua,
menyuruh kita untuk berhenti berusaha mengejar. Menunjukan bahwa ada hal-hal
yang tidak harus diselesaikan.
Unfortunately,
the first one is a pretty little path to reach the second one.
10/31/2013
10/27/2013
...
Sepanjang malam ia terjaga. Untuk pertama kalinya ia banyak
berkata-kata tanpa berfikir terlebih dahulu. Malam ini ia terlalu banyak
bercerita. Apa yang terucap tak lagi bisa ia tata.
“Sejak luka itu dimulai, ia sudah ada.”
Si gadis berfikir keras. Mungkin itulah sebabnya mengapa ia
bertahan terlalu keras. Walau tidak cukup yakin dengan apa yang baru saja ia
pikirkan. Ia takut untuk sendiri. Ia benar-benar takut untuk berjalan sendiri.
Karena ternyata ia tidak pernah sendiri.
Kalau memang benar karena itu, ia jahat.
Mungkin itulah mengapa ia tak pernah merasa cukup hangat.
Mungkin itulah mengapa ia tak pernah bisa menangis. Mungkin itulah mengapa ia
tak pernah banyak bercerita. Ia bertahan karena butuh sandaran. Ya, sandaran
yang bekerja sesuai takdirnya, untuk bersandar. Hanya itu,
Mungkin sekarang ia mulai kedinginan. Mungkin sekarang ia
mulai butuh jawaban. Mungkin sekarang ia mulai butuh tarikan. Mungkin ia mulai
lelah berjalan menuju sandaran itu.
Ia takut benar. Ia takut bahwa semua pikirannya adalah
benar.
10/02/2013
9/29/2013
Like a car crash I can see, but I can’t avoid.
Seperti janjinya sejak semula, si gadis tidak menahan
kepergiannya sedikit pun. Mungkin semuanya sudah cukup. Pasti semuanya sudah
cukup. Hati siapapun boleh terluka, kecuali Tuhan. Semuanya sudah diduga. Sebenarnya
tidak ada yang tiba-tiba, hanya saja dirinya selalu berusaha lupa.
Tidak ada yang meleset. Semuanya tepat. Sama persis seperti
yang sudah dibayangkan. Diminta berhenti dan tidak diberikan pilihan lain. Dia
pasti sudah sangat lelah. Bukan lagi butuh istirahat atau berhenti dalam waktu
yang cukup lama. Tapi pergi.
Ia gemetar. Hanya sakit tak terkira setiap kali mengingat
bagaimana seseorang yang sama sekali tidak romantis bisa membuatnya selalu
tersipu. Bagaimana seseorang yang cuek bisa membuatnya merasa tidak pernah
sendiri. Bagaimana seseorang yang tidak pernah melucu tetapi selalu membuatnya
tertawa. Bagaimana segala kebodohan yang mereka lakukan justru menjadi begitu
menyenangkan. Dan menjadi sangat sakit ketika mengingat bagaimana itu semua
tidak akan dirasakan lagi.
Dan untuk yang masih tersisa, apapun itu, biarkan si gadis
mengurusnya sendiri.
Seringnya kita mendahului Tuhan. Seringnya kita memilih tanpa bertanya pada Tuhan. Seringnya kita merasa kita tahu yg lebih baik daripada Tuhan. Seringnya merasa bisa karena merasa sbg makhluk paling sempurna. Kalau tidak begitu bukan manusia. Karena begitu kita adalah manusia.
"Tuhan yang kami sebut dengan berbagai nama, yang kami sembah dengan berbagai cara, jauhkanlah kami dari segala cobaan, Aamiin (Amen)".
9/28/2013
“…dan samar adalah nama lain dari pengingkaran diri”
Sudah lama hujan tidak turun di sini. Sudah lama juga
matahari tidak terbit di sini. Terlihat penuh sarang laba-laba. Hari ini aku
datang lagi, Hay!
Be happy! Be happy? Be happy.
Aku lihat kamu di tengah-tengah. Aku rasa aku juga berada di
tengah. Semua menjadi tidak teraba. Bahagia tapi terasa sakit juga. Selalu ada
tapi menghilang juga. Meminta ada tapi tak dilihat juga.
Berubah. Lagi-lagi samar. Entah ke arah mana. Aku memang ‘samar’.
Tapi aku harap kau tidak ‘samar’. Semoga kita sama-sama sadar. Tapi aku
berharap tidak hanya sebatas itu. Jauh dari hal itu, aku harap kita belajar,
ingkar diri itu melelahkan.
Selebihnya, selamat berlari.
9/01/2013
Letter
I wrote this 1 year ago. i got it back yesterday. It's so funny :)
The following is an e-mail from the past, composed 11 months and 30 days ago, on August 31, 2012. It is being delivered from the past through FutureMe.org
Dear FutureMe,
hey, how are you? what r u doin right now? who is in ur heart today's? this day, im fallin love with someone but sketch a future with someone else.
after 7 years ago, i finally realized that i never lost this feeling. but unluckily i've been sketch a future with someone. this relationship is going to the fifth years. in this year i back to my whole world, yes writing. i think i wanna be a freelancer forever. how bt u? do u still wanna be a freelancer? or have u already get some way to be a writer?
hey, how are you? what r u doin right now? who is in ur heart today's? this day, im fallin love with someone but sketch a future with someone else.
after 7 years ago, i finally realized that i never lost this feeling. but unluckily i've been sketch a future with someone. this relationship is going to the fifth years. in this year i back to my whole world, yes writing. i think i wanna be a freelancer forever. how bt u? do u still wanna be a freelancer? or have u already get some way to be a writer?
oh dear, i still love indie music. i love videography. and i hope that it will be the same for you. i totally adore Maradilla, Ykha Amelz, Pidi Baiq, perempuansore, Satria NB. i love for using veil, jumper, pants, and flat shoes. my closest friends are nana, achy, nisrina, rila, eki, amalia. i have a fake friendship with a few people.
i hate for having twitter account kinda nowadays. i wanna stop following someone. i wanna makes some new acc twitter. i wanna life just with people that i want. ahya, have you try to smoke? or booze?
dear you, i hope that you still have the same future sketch.
ahya, how bt ur career as a volunteer? haha. i mean how bt ur fantasy and hv u learn bt having event org?
dear you, i love myself today. and wish i love you too.
with love,
gladioheras
gladioheras
i can't stop smiling every single time i read this one :)
dear past of me,
i'm okay today. i'm so fine in anyway. oh not at all, i've a lil bit worries about my head. i often get a headache, more often than yours. my heart? let's talk it secretly ;)
YESSSS! i still wanna be a freelancer. but the thinking is just too much. i start to thinking about 'nine-to-five' job :( i know that you hate this one, so do i. but i have to, dear.
the third paragraph is always be the same, amen hahaha
(Loud of laugh) talk it secretly, seriously :*
luckily dear! i still have the same future sketch.
my career? i got a job :) thank you for being the best of me in your time. i love you anyway, Gla :*
7/21/2013
21 Juli
Selamat mengulangi lagi tanggal ini, Gla. Ini sudah yang
keduapuluhsatu kamu mengulang tanggal ini. Setiap tanggal ini kamu selalu
mengamati siapa saja yang datang dan pergi setiap tahunnya. Siapa yang tetap
memperkenankan kamu ada di hidupnya, dan siapa yang menghendaki kamu untuk
pergi. Setiap tahun berbeda. Hanya saja ada empat nama yang tidak pernah
hilang, Bapak Budiyantono, Ibu Sri Hudyani, Dini Rahmayanti, dan Farhani
Azizah. Meski absen untuk menelfonmu di hari ini, tapi kamu tau mereka menyertaimu.
Tidak ada yang lebih mengharukan daripada melihat air mata mereka turun
menyebut namamu. Dan kamu pernah menyaksikan itu dengan kedua matamu sendiri. Mereka
mengirim doa sesederhana “bahagia dunia & akhirat”, tapi kamu bahagia luar
biasa.
Selalu pada tanggal ini air matamu turun dan kamu bersujud
bukan untuk meminta dan bertanya. Pada setiap tanggal ini seluruh tubuhmu
dengan tulus mengucap syukur dan meminta maaf. Kepalamu membumi lebih lama dari
biasanya.
Dari mereka yang baru datang, sudah datang, atau bahkan
sudah pergi kamu belajar banyak hal. Kamu belajar berjalan tanpa menginjak
orang lain. Kamu belajar untuk membuka telingamu lebih lebar. Kamu belajar
menjadi lautan yang menampung tanpa batasan. Kamu belajar untuk berhenti
berjalan di tengah badai suara. Kamu belajar untuk mengunci rapat mulutmu. Kamu
belajar menolong tanpa memakai topeng. Kamu belajar natural, berhenti
berpura-pura. Kamu belajar untuk menelan semuanya, walau tak semuanya enak.
Kamu belajar banyak sekali dari mereka. Dan akan jauh lebih banyak lagi.
Dan setiap tanggal ini, kamu belajar ketulusan yang hanya
dapat kamu pelajari dari-Nya.
7/11/2013
Ketika kamu merasa berjalan tetapi sebenarnya diam.
Kamu berpijak tapi entah dimana.
Kamu bergerak entah ke arah mana.
Kamu berdiri entah sudah berapa lama.
Kamu bertahan entah untuk apa.
Kamu mungkin hanya sekedar meneruskan.
Kamu terus gunakan kepala.
Kalau hanya ingin membahagiakan
diri sendiri, lalu untuk apa hidup?
Dan untuk satu pertanyaan yang datang beribu kali,
Mengapa menjalani apa yang tidak kamu yakini?
Karena badai suara
datang darimana-mana.
Dan saya tidak tuli.
6/06/2013
When you want me to stay.
I hope that you will think twice. again, and again.
Leave your heart, and please make some reconciliation with
your brain.
I was scared to anything about effort, too much effort.
I’m an over-aware person.
I care myself too much.
I am too much careful.
And I hope you realize, that I can’t stop you. I have no
enough strength to know that I was disappointing you.
4/21/2013
4/20/2013
ALLAH
“Tuhan, mengapa kita tidak bisa bersatu?”
“Kalian berbeda dalam mengeja namaKu.”
Berulangkali ia mengajukan pertanyaan yang sama kepada
Tuhan. Tetapi jawabannya tetap sama, air mata. Bahkan Tuhan tidak mempunyai
jawaban untuk diberikan kepada gadis itu. Atau mungkin saja Tuhan hanya punya jawaban yang tidak ingin
didengar si gadis, maka Ia urungkan niat untuk menjawabnya.
Ia tidak pernah sesakit ini. Membuat sketsa masa depan,
untuk kemudian dijalankan oleh orang lain. Bersama orang yang sebenarnya ingin
ia pilih. Ia sudah melakukan banyak cara. Ia ikat kaki kirinya dengan kaki
kanan orang itu. Berharap akan tercipta arah baru yang membuat mereka bisa
berjalan sejajar, berdampingan.
Kalau saja ini soal apa yang melekat pada tubuhnya. Kalau
saja ini bukan soal apa yang menjadi bagian tubuhnya. Kalau saja prinsip itu
adalah pakaian, bukan darah. Kalau saja ia merindukan si gadis seperti ia merindukan
Jerusalem. Kalau saja mereka tidak mengenal ‘kalau saja’...
3/08/2013
Love is selfish. Do you agree?
Setiap manusia, bagaimanapun, akan mencintai dirinya sendiri.
Melebihi apapun saya rasa.
Kalau kamu pernah berfikir bahwa ketika kamu tidak ingin kehilangan seseorang maka kamu telah mencintainya,
sebenarnya tidak begitu. Kamu telah mencintai dirimu sendiri.
Don’t you remember about ‘lost aversion’?
Kecenderungan seseorang untuk terus memiliki apa yang sudah ia miliki.
Lalu ketika kamu takut untuk kehilangan orang lain,
sesungguhnya ada ketakutan yang lebih besar di dalam sana, di hati kecilmu,
ketakutan untuk menjadi sedih.
Ketakutan untuk merasa sakit. Ketakutan untuk berjalan sendiri.
Rasa cinta kamu pada diri kamulah yang
membuat kamu berusaha mempertahankan apa yang sudah kamu miliki. Rasa cinta kamu pada diri kamulah
yang membuatmu melindungi dirimu dari rasa sakit. Rasa cinta kamu pada diri kamulah
yang
membuatmu berusaha mati-matian untuk tetap bahagia. Membuatnya bahagia adalah cara untuk membuat dirimu bahagia. Kamu sesungguhnya tetap mengharapkan kebahagiaan untuk dirimu sendiri. Kamu sesungguhnya tetap mencintai dirimu lebih dari
kamu mencintai orang lain.
Lalu ketika kamu tetap kehilangan, kamu menjadi benci. Benci ini timbul
(tetap saja) karena kamu mencintai dirimu sendiri.
Saat kamu membenci dirimu sendiri karena tidak bisa mempertahankannya,
kamu membenci karena kamu tidak mampu membahagiakan dirimu lebih lama lagi.
Saat kamu membenci dirinya karena membiarkanmu merasa kehilangan,
kamu membenci karena dia tidak bisa membahagiakan dirimu lebih lama lagi.
Ya, kamu tetap mencintai dirimu lebih dari kamu mencintai orang lain.
The thinking is just too much
I'm back to the past of mine, today.
I'm tired to talking too much.
I'm tired to walking too fast.
I'm tired to laughing too loud.
I'm thinking too much.
I ignore the crowd.
I'm walking with my emptiness.
I want to be alone.
It feels like empty.
2/02/2013
Snorkeling
“Mengapa kau terlalu takut untuk melihat keindahan lebih dalam?”
“Aku tidak suka gelap. Aku benci klimaks”.
Sore ini turun hujan. Tidak gemuk, tapi ramai. Dan langit
sepertinya sedang bahagia. Warnanya kuning terang. Padahal sudah pukul setengah
tujuh sore. Tetap pada posisinya sejak tiga jam yang lalu, si gadis duduk diam
memandang rumput dari depan teras. Ia memilih untuk berhimpitan dengan
dinginnya lantai daripada meminta hangat dari sofa.
Kepalanya terasa berat. Banyak yang bergelayutan di atas
sana. Kalau saja bisa lebih tegak, mungkin mata itu tidak akan basah lagi. Ada
ngilu yang tidak bisa dijelaskan setiap kali pikiran itu terlintas. Baru
sebentar ia tahu, tapi entah mengapa mudah saja hal itu menariknya. Entah si
gadis yang terlalu lemah, atau memang tarikan itu terlalu kuat. Ia hanya tidak
ingin bercumbu lagi dengan gravitasi. Ia tidak suka dikelilingi gravitasi.
Ia melihat dengan jelas wajah itu. Wajah penuh kekhawatiran yang
ditujukan bukan kepadanya. Ia hanya bisa tersenyum. Ah tidak, ia harus bisa
tersenyum lebih tepatnya. Satu hal yang akhirnya kini dapat ia terima, that’s everybody fake, yeah, everybody (sometimes) have to be
fake..
1/22/2013
what used to be is used to be
Yang abu-abu akan tetap abu-abu.
Tidak akan berubah menjadi hitam legam atau putih bersih.
Tidak seorangpun mutlak benar ataupun mutlak salah.
Tuhan tahu benar bagaimana caranya menarik sesuatu kearah
yang Dia kehendaki.
Atau menghempaskan sesuatu ke arah yang berlawanan.
Tuhan, Sang Maha Membolak-balikan hati.
1/11/2013
Self Talking
Dunia ini sudah terlalu sempit, bahkan untuk sekedar melebarkan hati.
Mengapa kita terlalu sibuk memperpanjang umur?
Bukankah luas itu lebih baik dari sekedar panjang?
Kau ingin pikiranmu luas, lantas mengapa tak kau coba buka hatimu?
Bukankah apa yg masuk melalui hati akan menjadi lebih abadi?
Pikiranmu mungkin sudah terbuka terlalu lebar, terlalu banyak sampah yg mudah masuk kesana.
Jangan sibuk mencari bahagia.
Bukankah hal yg paling membahagiakan adalah membuat orang lain bahagia?
Tak perlu menjadi sempurna, jadilah yang selalu ada.
:)
Subscribe to:
Posts (Atom)

