7/15/2012





Pernahkah kamu berada pada suatu kondisi dimana kamu sangat menikmati waktumu dengan dirimu sendiri? Kondisi dimana kamu sibuk dengan pikiranmu sendiri. Atau kamu merasa tenang dalam diam dan tatapan kosong.
Lalu pernahkah kamu merasakan itu di tengah-tengah lalu lalang manusia? Di tengah-tengah orang yang sedang berbicara kepadamu? Atau bahkan di tengah-tengah perjalananmu menuju suatu tempat. Sampai kau tidak peduli berapa banyak orang melihat ke arahmu, mungkin menganggapmu aneh. Atau sampai lawan bicaramu kesal karena seringkali kamu tidak sepenuhnya memperhatikan.


Aku sedang berada di dalamnya.


Aku mendengar orang itu berbicara, aku tersenyum, aku tertawa, tetapi aku dan pikiranku yang membuatnya. Aku tau mereka berbicara apa, tetapi sepertinya impuls telingaku terputus dengan pikiranku.
Di lain waktu, aku berjalan menuju suatu tempat. Mataku melihat jauh ke depan, aku berkedip, aku tidak kosong, tetap berjalan tanpa terjatuh. In fact, aku tidak sedang melihat. Pikiranku mungkin terlalu malas untuk mencerna apa yg kulihat. Aku tidak peduli situasi, aku tidak peduli orang lain, aku menikmati pandangan satu arahku. 


Aku ingin berada di Mars.


Aku ingin bodoh. Aku ingin tidak mengerti. Aku ingin tidak mengenal. Aku ingin tidak dikenal. Aku ingin tidak ada yang salah.  Aku ingin berhenti memiliki batas. Ya, aku harap aku di Mars.


Aku ingin Tuhan kirimkan aku alien.




And finally someone said, “You are totally different, Gla”.
And I realized I should back to the earth. damn.

No comments:

Post a Comment