Pernahkah kamu berada pada suatu kondisi dimana kamu sangat
menikmati waktumu dengan dirimu sendiri? Kondisi dimana kamu sibuk dengan
pikiranmu sendiri. Atau kamu merasa tenang dalam diam dan tatapan kosong.
Lalu pernahkah kamu merasakan itu di tengah-tengah lalu lalang
manusia? Di tengah-tengah orang yang sedang berbicara kepadamu? Atau bahkan di
tengah-tengah perjalananmu menuju suatu tempat. Sampai kau tidak peduli berapa
banyak orang melihat ke arahmu, mungkin menganggapmu aneh. Atau sampai lawan
bicaramu kesal karena seringkali kamu tidak sepenuhnya memperhatikan.
Aku sedang berada di dalamnya.
Aku mendengar orang itu berbicara, aku tersenyum, aku
tertawa, tetapi aku dan pikiranku yang membuatnya. Aku tau mereka berbicara apa,
tetapi sepertinya impuls telingaku terputus dengan pikiranku.
Di lain waktu, aku berjalan menuju suatu tempat. Mataku
melihat jauh ke depan, aku berkedip, aku tidak kosong, tetap berjalan tanpa
terjatuh. In fact, aku tidak sedang melihat. Pikiranku mungkin terlalu malas
untuk mencerna apa yg kulihat. Aku tidak peduli situasi, aku tidak peduli orang
lain, aku menikmati pandangan satu arahku.
Aku ingin berada di Mars.
Aku ingin bodoh. Aku ingin tidak mengerti. Aku ingin tidak
mengenal. Aku ingin tidak dikenal. Aku ingin tidak ada yang salah. Aku ingin berhenti memiliki batas. Ya, aku
harap aku di Mars.
Aku ingin Tuhan kirimkan aku alien.
And finally someone said, “You are totally different, Gla”.
And I realized I should back to the earth. damn.

No comments:
Post a Comment