Menghabiskan sebagian besar ruang. Mungkin menurutnya itu
sederhana.
Kalau memang ingin terjatuh, terjatuhlah perlahan.
Kalau memang ingin pergi, lakukanlah tanpa menoleh.
Kalau memang ingin tetap, tunjukan tanda-tanda.
Kalau memang ingin istirahat, butuh berapa lama?
Kalau tak ingin menepi, lalu untuk apa ada dermaga?
Bila memang mencintai lautan, tetaplah di samudra.
Bila memang merindukan hujan, silahkan menengadah.
Bila ingin lebih hangat, hampiri saja matahari.
Monolog. Lagi-lagi monolog. Kuterima pelukanmu, monolog.
tidak usah rungsing. berkali-kali pun aku tetap
percaya. tetap akan kembali. “tidak ada yang boleh pergi, kecuali akan cepat
kembali”, buatku, entah kamu.
No comments:
Post a Comment